Skip to content

Yayasan Ekosistem Lestari (YEL)

Logo Yayasan Ekosistem LestariYEL (Yayasan Ekosistem Lestari) didirikan pada awal tahun 2000, merupakan lembaga yang peduli pada masalah pelestarian alam dan pengembangan masyarakat. Pendirian lembaga ini dilakukan sebagai respon positif terhadap munculnya berbagai permasalahan lingkungan hidup dan konservasi alam khususnya terhadap ancaman pencemaran serta punahnya sistem pendukung kehidupan yang penting bagi seluruh makhluk di dunia.

YEL merupakan organisasi non profit yang berlokasi di Medan, yang menyediakan dukungan teknis, skill dan melakukan aktivitas pendidikan secara langsung mengenai lingkungan hidup dan mendorong kesadaran masyarakat, program konservasi untuk spesies yang terancam punah dan pengembangan masyarakat, melakukan tindakan pemulihan darurat dan bantuan kemanusiaan.
Lanjut...

Category: ProfileSyndicate content

YEL (Yayasan Ekosistem Lestari)

Logo Yayasan Ekosistem LestariYEL (Yayasan Ekosistem Lestari) didirikan pada awal tahun 2000, merupakan lembaga yang peduli pada masalah pelestarian alam dan pengembangan masyarakat. Pendirian lembaga ini dilakukan sebagai respon positif terhadap munculnya berbagai permasalahan lingkungan hidup dan konservasi alam khususnya terhadap ancaman pencemaran serta punahnya sistem pendukung kehidupan yang penting bagi seluruh makhluk di dunia.

YEL (Yayasan Ekosistem Lestari)

Logo Yayasan Ekosistem LestariYEL (Yayasan Ekosistem Lestari) was founded in 2000. The foundation concerns to natural conservation and community development. The establishment of this foundation was a positive respond to emergence of several life environmental problems and natural conservation, particularly against pollution threatening and vanished important life supporting systems for all creatures over the world. YEL is a non-profit organization located in Medan that prepares technical support, skills and performs directly educational activities on life environment and encourage the awareness of community, conservation program for threate-ned species and community development, conducts emergency relief and humanitarian
aid especially in the area of Leuser, National Park Mountain.

Mission
Working for sustainable life environment with continual importance for
all communities. To perform this mission YEL does not ignore the possibility to give contribution widely either in North Sumatra, Indonesia, or even internationally with a priority for participative approach, sustainable solution based on sciences and human interest.

Vision
Conserve environment with sustainable importance for all communities.

YEL’s Activities
YEL has a strong commitment to achieve the above mentioned mission and vision through the following activities:
a.To promote and encourage natural conservation attempts in Indonesia.
b.To increase awareness and community care for life environment conservation.
c.To attempt the planning and appropriate management in life environment education and natural conservation program through conservation for orangutans in North Sumatra and ecological tourism development.
d.To conduct advocating for environment conservation.
e.To provide humanitarian support.

Contact YEL

YEL - Yayasan Ekosistem Lestari

Jl. Wahid Hasyim No. 51/74 Medan 20154
Sumatera Utara - Indonesia
Telp. 62-61-4514363, 62-61-4514360
Fax. 62-61-4514749
P.O Box 1472 Medan - 20001
Email: yel_mdn(at)telkom.net, yel(at)yelweb.org

Kontak YEL

YEL - Yayasan Ekosistem Lestari

Jl. Wahid Hasyim No. 51/74 Medan 20154
Sumatera Utara - Indonesia
Telp. 62-61-4514363, 62-61-4514360
Fax. 62-61-4514749
P.O Box 1472 Medan - 20001
Email: yel_mdn(at)telkom.net, yel(at)yelweb.org

Program Livelihood

Sebagai usaha mencapai visi dan misi yayasan, Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) mengembangkan program livelihood. Program ini merupakan program yang bertujuan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Program ini ditempuh melalui pemberian bantuan dan pendampingan secara intensif kepada masyarakat agar dapat menciptakan dan memanfaatkan peluang yang tersedia, menciptakan mata pencaharian alternatif, guna meraih hasil yang optimal secara sosial, ekonomi dan budaya tanpa melakukan eksploitasi terhadap ekosistem.

Program Konservasi Orangutan Sumatera (PKOS)

Latar Belakang
Populasi orangutan terancam punah, dimana jumlah yang tersisa hanya sekitar 7000 ekor. Penghancuran massal terhadap habitat mereka, yakni hutan hujan tropis, merupakan alasan utama berkurangnya jumlah mereka. Program ini berkaitan dengan reintroduksi orangutan, penyitaan orangutan yang ditangkap secara illegal untuk dipelihara, dan mempromosikan cara-cara perlindungan yang lebih efektif terhadap hutan.

Humanitarian

Ada dua gempa tektonik kuat yang belum lama ini mengguncang pantai barat Sumatera. Pada tanggal 26 Desember 2004, sebuah gempa tektonik berkekuatan 8,9 SR mengguncang, diikuti dengan Tsunami yang menghantam sebagian besar pantai barat laut. Pada tanggal 28 Maret 2005, sekali lagi sebuah gempa bumi besar menggungcang dengan besaran 8,2 SR. Pusat gempanya terletak diantara dua pulau Indonesia – Nias dan Simeulue – berlokasi sekitar 200 mil dari Selatan Banda Aceh, sebuah ibukota propinsi di pulau paling utara Sumatera.

Program Pendidikan Lingkungan Hidup

Pendidikan Lingkungan merupakan salah satu faktor penting untuk meminimalisasi kerusakan Lingkungan Hidup. Kegiatan tersebut menjadi sarana yang sangat penting dalam menghasilkan Sumber Daya Manusia yang dapat melaksanakan prinsip pembangunan berkelanjutan. Pendidikan Lingkungan dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat dalam mencari pemecahan dan pencegahan timbulnya masalah lingkungan.

Humanitarian

It’s aim is to provide emergency relief and humanitarian aid especially in the area of Gunung Leuser National Park which was struck by catastrophe. This division covers :
-    medical support, which consists of emergency relief and prosthetic programme.

Sumatera Orang Utan Conservation Programme (SOCP)

Background

Orangutan populations are threatened with extinction: there are only circa 7,000 Sumatran orangutans remaining. Destructive exploitation of their habitat, the tropical rainforest, is the major reason they are declining. The project deals with the reintroduction of orangutans, confiscated from illegal captivity, into new habitat, and promoting more effective protection of the forests.

AdaptiveThemes