Bagi masyarakat di Kemukiman Kuala Baru, Kebupaten Aceh Singkil Propinsi Nanggronge Aceh Darussalam, sumberdaya dan keanekaragaman hayati sangat penting dan strategis artinya bagi keberlangsungan kehidupan mereka disana. Hal ini bukan semata-mata karena posisinya berada disekitar (didalam kawasan SM Rawa Singkil) akan tetapi kesadaran mereka, bahwa alam harus dijaga untuk keseimbangan hidup sudah lama ada.
Manajemen Kolaborasi Kawasan Rawa Singkil
Semiloka Hasilkan Rencana Aksi Bersama Mengelola SM Rawa Singkil
Singkil (YEL): Kegiatan Seminar dan Lokakarya antara pemangku kepentingan menghasilkan sebuah kesepakatan rencana aksi bersama dalam mengelola Suaka Margasatwa Rawa Singkil. Kegiatan Semiloka ”Menuju Pengelolaan Bersama Terhadap Suaka Margasatwa Rawa Singkil” ini bertempat di Hotel Anak Laut, Singkil, berlangsung 4-5 Maret 2009.
Mengudarakan Kesadaran Pelestarian Lingkungan di Singkil
Masyarakat di Kemukiman Kuala Baru kini dapat saling bertukar informasi, mengirim dan meminta lagu. Lebih penting dari itu adalah bahwa masyarakat disajikan informasi mengenai usaha dan isu pelestarian lingkungan, terutama penyelamatan Suaka Margasatwa Rawa Singikil. Informasi itu disajikan oleh penyiar kepada pendengar di waktu jedah antar lagu. Selama radio komunitas ini ada, selama itu pula info-info mengenai pelestarian lingkungan dapat dihadirkan di tengah-tengah komunitas.
Kemukiman Kuala Baru Finalkan Usulan Draf Kolaborasi
Pemerintah Kemukiman (pemerintahan adat di Aceh-red) Kuala Baru memfinalkan penyusunan draf untuk kesepakatan mengelola kawasan Suaka Margasatwa Rawa Singkil secara bersama. Rencananya, draf ini akan didiskusikan dan dikonsultasikan kepada pihak Pemerintah Daerah Tingkat II Aceh Singkil, Balai Konservasi Sumber Daya Alam NAD, BP KEL dan pemangku kepentingan lainnya. Draf ini dihasilkan setelah melalui dua kali rembug kemukiman di Balai Kemukiman Kuala Baru, tanggal 29 Mei dan 5 Juni.
