Apa yang terjadi, Pak Danianto?
Perawat binatang Ayub Danianto, 23 tahun, bercerita tentang pasien yang terancam:
“Marvel sebelumnya dipelihara secara ilegal oleh seorang petani, kemudian diselamatkan dan secepatnya diantar kepada kami di klinik orangutan dekat Medan di Sumatera Utara. Saya merawat hewan tersebut, juga yang baru lahir dan yang sakit, saya juga mempersiapkan segala sesuatu untuk operasi Marvel. Kantung tenggorokannya terkena infeksi dan kami harus mengeluarkan nanahnya selama kira-kira satu jam. Marvel hanya boleh mendapat makanan yang lembut setelah operasi: pisang dan papaya. Dia cukup tenang, tapi juga curiga seperti orangutan lainnya. Kami harus mengakalinya supaya dia mau minum obat. Sewaktu Marvel baru tiba di sini, kami harus mangamputasi salah satu kakinya yang mengalami nekrotik karena sebelumnya kaki Marvel diikat sangat ketat dengan rantai oleh pemiliknya."
(Sumber: Der Spiegel, Heft 5/2012)
Klipping Majalah:
| Attachment | Size |
|---|---|
| szene affe dill.pdf | 213.23 KB |









