Artikel
When will the stupidity of burning peatland be stopped?
In May of this year, New York extended its ban on public smoking to include outdoor spaces. How ironic that every year millions of Indonesians are forced to breathe air thick with the smoke from fires set to clear peatland for plantations. The current victims are people living along the west coast of Aceh, from Aceh Jaya to Aceh Barat Daya districts, where numerous fires have been raging on peatland during the last week; and not only on land being cleared for planting but also spreading onto existing plantations. Read more »
“Menyampah” di Simalungun
Istilah pemberdayaan wanita sudah lumayan sering kita dengar dan menjadi bahan tulisan di berbagai media. Kaum wanita dipercaya merupakan kunci bagi sukses sebuah negara karena semuanya bermula dari keluarga yang sejahtera. Kaum wanita selaku ibu rumah tangga memiliki peran strategis meningkatkan kesejahteraan kelompok masyarakat. Read more »
Sekolah itu bernama PPLH Bohorok
Pertanyaan ini muncul dengan polosnya ketika, acara tanya jawab antara siswa – siswi Sekolah Pelita Harapan Bukit Sentul Jakarta dengan Sekolah yang dikelola oleh Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda, Medan. Kunjungan ini memang disengaja dan menjadi salah satu rangkaian field trip yang diadakan di Sumatera Utara pada tanggal 5 – 10 juni 2008. “ Kami sengaja mengajak anak didik kami kesini, karena disamping berwisata kami juga mengajak anak – anak belajar langsung untuk mengenal dunia luar. Terus terang sekolah kami berbeda dengan disini yang ditengah kota. Sekolah kami berada di atas bukit yang jauh dari keramaian.” Ujar Lilik salah satu guru SPH yang mendampingi perjalanan ini. Read more »
Suka Duka Mengikuti Orangutan di Ketambe
Ketambe merupakan salah satu statiun penelitian tertua di Indonesia, didirikan pada tahun 1971 oleh peneliti berkebangsaan Belanda bernama Herman D. Rijksen yang bekerja untuk Universitas Wageningen Belanda dan didanai oleh World Wildlife Fund (WWF) Belanda. Pada awal pendiriannya, Ketambe merupakan lokasi untuk rehabilitasi Orangutan, sekaligus sebagai pusat penelitian. Pada tahun 1980 pengelolaan statiun ini diserahkan kepada PHPA dan sejak itu Ketambe dijadikan sebagai pusat penelitian, sedangkan pusat rehabilitasi Orangutan dipindahkan ke Bukit Lawang, Bahorok, Kabupaten Langkat. Read more »
Mahoot (Pawang Gajah) dan Ranger (penjaga hutan) di Tangkahan – kabupaten Langkat mendapatkan Pelatihan Pertolongan Pertama
Keadaan kedaruratan bisa terjadi di mana saja, kapan saja dan sama siapa saja. Bisa saja terjadi karena kecerobohan, ketidaktahuan dalam melakukan tindakan saat kejadian kedaruratan. Atau bahkan kejadian alam yang tidak dapat kita kendalikan. Tempat pariwisata pun tak luput dari kemungkinan terjadinya keadaan kedaruratan. Read more »
Akses Terhadap Air dan Sanitasi: Ketertinggalan Masyarakat Desa/Hutan (II/2)
Bagi masyarakat sekitar hutan, keberadaan hutan beserta sumberdaya yang terkandung didalamnya memainkan peranan penting bagi penghidupan (livelihood) mereka, bagi kemampuan daya beli mereka. Dengan memanfaatkan hutan seperti mengambil madu, buah-buahan, tumbuhan obat, perikanan rawa, mereka dapat meminimalisir resiko sosial ekonomi (vulnerability) akibat kegagalan panen atau kecenderungan musiman. Read more »
Akses Terhadap Air dan Sanitasi: Ketertinggalan Masyarakat Desa/Hutan (I/2)
“Kesadaran sebagai legitimasi dalam menentukan sebuah tindakan manusia terletak dalam bangunan kesadaran terhadap hubungan timbal balik yang bersifat ekonomis” (Juergen Habermas, Krisis Legitimasi). Read more »
Konservasi untuk Melindungi Keanekaragaman Hayati
Undang Undang RI No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya, menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan konservasi sumber daya alam hayati adalah pengelolaan sumberdaya alam hayati yang pemanfaatannya dilakukan secara bijaksana untuk menjamin kesinambungan persediaannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas keanekaragaman dan nilainya. Read more »
Lahan Gambut: Pemanasan Global dan Perdagangan Karbon
Lahan gambut merupakan suatu ekosistem lahan basah yang dibentuk oleh adanya penimbunan/akumulasi bahan organik di lantai hutan yang berasal dari reruntuhan vegetasi di atasnya dalam kurun waktu lama. Akumulasi ini terjadi karena lambatnya laju dekomposisi dibandingkan dengan laju penimbunan bahan organic di lantai hutan yang basah/tergenang tersebut. Seperti gambut tropis lainnya, gambut di Indonesia dibentuk oleh akumulasi residu vegetasi tropis yang kaya akan kandungan lignin dan nitrogen. Read more »
Pengelolaan Sampah
Keanekaragaman sampah yang ditinggalkan pengunjung di sekitar PPLH-Ecolodge memberikan ide untuk membuat tempat sampah yang terpisah antara sampah organik dan anorganik agar bisa di daur ulang menjadi benda yang bermanfaat. Read more »
- 1 of 2
- ››









