Yayasan Ekosistem Lestari

Concern for The ecosystem

YEL merupakan organisasi non profit yang berlokasi di Medan, yang menyediakan dukungan teknis, skill dan melakukan aktivitas pendidikan secara langsung mengenai lingkungan hidup dan mendorong kesadaran masyarakat, program konservasi untuk spesies yang terancam punah dan pengembangan masyarakat, melakukan tindakan pemulihan darurat dan bantuan kemanusiaan.

Loading...

Lokakarya Sosialisasi Batas Hutan di Kawasan Hutan Batang Toru

Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dan Perkumpulan SAMUDERA menyelenggarakan lokakarya di Hotel Bumi Asih, Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah dari tanggal 4 hingga 5 September 2009. Sosialisasi ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan sosialisasi batas hutan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

YEL bersama SAMUDERA dan Pemkab Tapanuli Tengah dalam kurun waktu tiga bulan (Agustus, September, Oktober 2009) berupaya melakukan sosiali batas hutan Kawasan Hutan Batang Toru di Tapanuli Tengah. Kegiatan diawali dengan sosialisasi di tingkat kabupaten, yang kemudian akan dilanjutkan dengan lokakarya di tingkat kecamatan. Selesai lokakarya di tingkat kecamatan akan dilanjutkan dengan tatap muka langsung dengan masyarakat yang tinggal di dalam atau di dekat batas kawasan hutan Batang Toru di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Lokakarya tingkat kabupaten di Hotel Bumi Asih dibuka oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) kabupaten Tapanuli Tengah, Ir. APM Simanjutak mewakili Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah. Acara hari pertama lokakarya diisi dengan presentasi dari Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Ir. APM Simanjuntak tentang kondisi umum Kawasan Hutan Batang Toru di Kabupaten Tapanuli Tengah, dilanjutkan dengan presentasi oleh Rizwan dari Yayasan Ekosistem Lestari tentang Nilai Ekonomi Kawasan Hutan Batang Toru.

Persiapan Kegiatan Lanjutan

Seusai presentasi, acara dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi tentang pembentukan Tim Sosialisasi, penyusunan rencana sosialisasi tingkat kecamatan, strategi dan materi sosialisasi kepada masyarakat.

Tim sosialisasi yang terbentuk terdiri dari 18 orang termasuk 7 orang dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tapanuli Tengah, 4 orang dari SAMUDERA, 2 orang dari YEL. Beberapa instansi lainnya masing-masing diikuti 1 orang termasuk dari Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bappedalda) Kabupaten Tapanuli Tengah, Dinas Pertanian dan Peternakan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan Dinas Pertahanan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Lokakarya dihadiri 47 peserta termasuk dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Tapanuli Tengah (7 orang), Bappeda Tapanuli Tengah (2 orang), Bapedalda Tapanuli Tengah (2 orang), Dinas Pertanian dan Peternakan Tapanuli Tengah (1 orang), Dinas Pertanahan Tapanuli Tengah (2 orang), PLTA/PLN Sipansipahoras (2 orang), Kecamatan Sibabangun (1 orang), Kecamatan Lumut (1 orang), Kecamatan Badiri (1 orang), Kecamatan Pandan (1 orang), Kecamatan Tukka (1 orang), Kecamatan Sarudik (1 orang), Kecamatan Sitahuis (1 orang), Yayasan Ekosisem Lestari (5 orang), Perkumpulan SAMUDERA (5 orang), Pers (9 orang), dan dari Humas ( 4 orang).

Lokakarya di tingkat kabupaten akan dilanjutkan dengan lokakarya di tingkat kecamatan yang akan dihadiri oleh para camat, tokoh masyarakat, para kepala desa, pemuka agama. Selesai lokakarya tingkat kecamatan akan dilanjutkan dengan sosialisasi di 18 pemukimanan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Program sosialisasi batas hutan di Tapanuli Tengah sebenarnya merupakan tahap awal dari dari serangkan kegiatan sosialisasi yang direncankan oleh YEL. Sosialisasi yang sama akan dilakukan untuk seluruh Kawasna Hutan Batang Toru termasuk di Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Tapanuli Tengah. (gg)



Keterangan gambar

Gambar 1: Para peserta lokakarya ketika sedang mendengarkan sambutan pada acara pembukaan.

Gambar 2: Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tapanuli Tengah, Ir. APM Simanjuntak ketika menyampaikan presentasi tentang kondisi umum hutan Batang Toru di kabupaten Tapanuli Tengah.

Gambar 3: Para peserta lokakarya terdiri dari para pejabat instansi terkait di Kabupaten Tapanuli Tengah dan para camat.

Gambar 4: Moderator diskusi, Timbul Panggabean (paling kiri), Rizwan Zen (tengah), dan Ir. APM Simanjuntak (kanan) ketika berlangsung acara tanya jawab seuai presentasi.