YEL Luncurkan Agrotechnopark di Bohorok

Jan 20 2009

Peresmian AgrotechnoparkYayasan Ekosistem Lestari (YEL) secara resmi meluncurkan salah satu proyek terbarunya untuk lingkungan, Agrotechnopark atau taman teknologi pertanian, Kamis 8 Januari 2009 kemarin, di desa Timbang Lawan, Kecamatan Bohorok, Kabupaten Langkat. Grand Launching itu diresmikan oleh Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin, yang didampingi Sofyan Tan selaku pimpinan YEL serta beberapa pejabat setempat lainnya.
Agrotechnopark (ATP) Bohorok yang memiliki luas 1,3 hektar didirikan 9 tahun lalu ketika kondisi ekonomi masyarakat Bohorok terpuruk akibat banjir bandang. YEL dengan proyek ATP-nya berusaha menghidupkan kembali spirit dan alternatif baru bagi masyarakat setempat dengan membangun lahan perkebunan dan kolam yang berbasis lingkungan.
Sebagai proyek perintis, kehadiran ATP Bohorok diharapkan mampu menjadi contoh bagi perkembangan pertanian organik yang mandiri di Sumatera Utara, khususnya, sebab ATP Bohorok merupakan yang pertama di daerah ini. Saat ini terdapat sekitar 7 ATP di Indonesia, di antaranya di Sumatera Selatan, Bali dan Gorontalo.
"ATP Bohorok didirikan dengan tujuan dasar meningkatkan alih teknologi yang layak teknis dan ekonomis serta ramah lingkungan. Selain itu, ATP ini nantinya juga akan dijadikan sebagai salah satu objek wisata, terutama di bidang agrowisata," kata Sofyan Tan.
Di Agrotechnopark, wisatawan dapat langsung melihat hasil perkebunan alami serta bisa melakukan kegiatan wisata seperti ikut menanam, memetik, memberi makanan ikan, dan hewan ternak lainnya. "Kita berharap, kehadiran ATP sekaligus memberi item destinasi baru bagi Bukit Lawang yang sudah dikenalsebagai tujuan wisata internasional karena orangutan, pemandian dan jungle-trek-nya," tambah Sofyan Tan.
YEL adalah salah satu yayasan yang bergerak di bidang lingkungan. Selain proyek ATP, mereka juga mengelola penginapan Ecolodge di Bukit Lawang, terlibat dalam aksi-aksi lingkungan di beberapa daerah di Sumut dan Aceh, serta program penyelamatan orangutan.
Sumber: Inside Sumatera Februari 2009/Volume 49