Jun
6
2008
Pada hari Minggu 25 Mei 2008, sekitar jam 16.30 RSUD Nagan Raya menerima pasien bayi, perempuan, berat 3,4 kg, anak pertama, baru lahir sekitar 1,5 jam lalu, yang mengalami sesak nafas yang parah (asfiksi neonatorum) ditambah persangkaan air ketuban ibu masuk ke dalam paru (suspect aspirasi mekonium).
Dr. Priyanti Kisworini, SpA, dokter spesialis anak yang sedang bertugas waktu itu memutuskan untuk merawat pasien dengan memberikan infus dan memasukkannya dalam inkubator. Sebelum dirawat dalam inkubator, dr. Priyanti menggunakan alat bantu darurat untuk pernafasan sang pasien. Dokter umum yang bertugas saat itu adalah dr. Bia Safitri dan dr. Diah Mirlia.
Pasien tidak disertai ibunya, hanya nenek dan ayahnya serta keluarganya yang lain. Pada awalnya pasien tidak berniat untuk dirawat di RSUD Nagan Raya, karena ini merupakan tempat terdekat dari wilayah rumah mereka yang berada di alue bilie, 1 jam dari rumah sakit. Setelah satu malam dirawat, dan keadaan bayi belum stabil benar, kemudian ayah si bayi berniat memindahkan rawatan ke rumah sakit meulaboh, rumah sakit yang berada 45 menit dari RSUD Nagan Raya. Dokter Priyanti mengatakan bahwa tidak diizinkan membawa bayi keluar rumah sakit sampai keadaan sudah stabil total, sesak nafas masih ada pada si bayi.
Namun pihak keluarga bersikeras memutuskan untuk pindah rumah sakit karena rumah sakit tersebut memiliki fasilitas yang lebih lengkap.
Akhirnya keluarga membawa bayi ke rumah sakit lain dengan didampingi perawat dari rumah sakit Nagan Raya. Infus dan Oksigen tidak dilepas dari bayi dan tetap dipertahankan sampai ke Rumah sakit yang mau dituju. Namun sebelumnya keluarga membawa si bayi pulang ke rumah untuk bertemu dengan ibunya. Lebih dari 4 jam bayi berada di rumah dan akhirnya dibawa ke rumah sakit yang dituju.
Dokter priyanti mengatakan bahwa kondisi bayi bertambah jelek bila tidak segera dimasukkan dalam inkubator. Lebih dari 4 jam kondisi baik akan semakin memburuk.
Dari pemberitaan terakhir pihak keluarga, akhirnya si bayi dinyatakan meninggal di rumah sakit pilihan mereka sebelum diberikan pelayanan apapun. Dety/cherie
