Sebagai usaha mencapai visi dan misi yayasan, Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) mengembangkan program livelihood. Program ini merupakan program yang bertujuan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Program ini ditempuh melalui pemberian bantuan dan pendampingan secara intensif kepada masyarakat agar dapat menciptakan dan memanfaatkan peluang yang tersedia, menciptakan mata pencaharian alternatif, guna meraih hasil yang optimal secara sosial, ekonomi dan budaya tanpa melakukan eksploitasi terhadap ekosistem. Harapannya adalah terciptanya masyarakat yang sejahtera, adil dan hidup serasi dengan lingkungan.
Masyarakat miskin, terisolasi – terutama mereka yang hidup disekitar hutan - menjadi miskin bukan karena mereka malas dan tidak mampu berkembang, tetapi karena terpinggirkan oleh kebijakan sehingga tercipta kondisi kesenjangan dan kelangkaan akses dan aset sosial, politik, ekonomi bagi mereka. Dibutuhkan penguatan dan keberpihakan terhadap mereka guna mewujudkan masyarakat yang mandiri dan berdaya.
Program livelihood melakukan penguatan dan pemberdayaan tersebut. Kegiatan yang dilakukan sebagai penjabaran dari Program ini memiliki beberapa fokus kegiatan, yaitu:
1. Pengembangan ekowisata
Pengembangan ekowisata dilakukan bersama-sama dengan masyarakat setempat di daerah yang berbatasan langsung dengan kawasan konservasi dengan tetap menjunjung khasanah dan nilai budaya dan adat setempat. Dari pengembangan ekowisata diharapkan masyarakat dapat memetik manfaat ekonomi tanpa melakukan eksploitasi terhadap hutan. Selain itu, dengan memanfaatkan kawasan sekitar dan di dalam konservasi menjadi daerah tujuan wisata, kelestarian budaya dan adat lokal dapat tetap lestari, ilmu pengetahuan mengenai alam, binatang, tumbuhan, keseimbangan alam dapat terus meningkat dan didistribusikan kepada khalayak umum dan masyarakat setempat. Dengan adanya berbagai insentif (ekonomi, ilmu pengetahuan, sosial, budaya) yang tercipta akibat menjaga kelestarian ekosistem ini diharapkan masyarakat dapat terus menjaga kalangsungan dan keseimbangan ekosistem.
Saat ini YEL telah dan sedang melakukan pengembangan ekowisata di beberapa lokasi, yaitu:
a. Bekerjasama dengan Yayasan Pulau Banyak (YPB) melakukan konservasi ekosistem terumbu karang dan penyu, pengembangan ekowisata di Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil.
b. Mengembangkan ekowisata di sekitar kawasan hutan rawa Suaka Margasatwa Singkil, terutama Kecamatan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil.
c. Mengembangkan ekowisata “Elephant Adventure Trek” Tangkahan-Bukit Lawang. Atraksi trekking menggunakan gajah ini tidak hanya menwarkan petualangan menyusuri dan bersatu dengan hutan, alam liar dan menyaksikan berbagai satwa dan tumbuhan unik, tetapi sekaligus pula sebagai sarana untuk melakukan patroli menjaga hutan dari tindakan pembalakan liar.
2. Pengembangan perikanan masyarakat
YEL mendampingi usaha rumah tangga sektor perikanan milik masyarakat yang membutuhkan bantuan modal untuk meningkatkan usahanya, misalnya saja usaha pembuatan ikan asin dan tepung ikan. Selain pemberian bantuan modal mikro, YEL melalui program livelihood juga memberikan pelatihan dan bantuan dalam pengembangan diversifikasi produk perikanan dan bantuan pemasaran. Saat ini, program masih berjalan di Kecamatan Kuala Baru yang berbatasan langsung dengan hutan rawa Suaka Margasatwa Singkil. Program ini dilakukan agar masayarakat memiliki alternatif mata pencaharian selain memanfaatkan hutan rawa dan memanfaatkan potensi perikanan yang ada dengan memberikan nilai tambah pada produk ikan mentah.
3. Pengembangan industri rumah tangga
Pengembangan industri rumah tangga dilakukan dengan mendampingi dan memberikan bantuan kepada industri rumah tangga, terutama kaum perempuan, melalui pemberian pinjaman lunak, pelatihan diversifikasi produk kerajinan dan bantuan pemasaran.
4. Pemberian pinjaman lunak
Pinjaman lunak diberikan kepada masyarakat untuk menguatkan modal keuangan bagi pengembangan ekonomi mereka. Hingga saat ini program livelihood telah memberikan bantuan pinjaman lunak kepada masyarakat, diantaranya untuk pengembangan homestay ekowisata, kerajinan kasap (kain sulaman), usaha pembuatan tepung ikan.